omong terrorist
Saturday, November 12th, 2005well, akhirnya Dr.azahari menemukan kota malang sebagai tempat terakhirnya hidup di dunia.
dan amrozi kabarnya iri dengan kematiannya …
.
okeh, selama ini banyak banget cerita dan berita ttg terorisme. dan yg jelas, terima ga terima, hal ini dikaitkan banget dengan nilai-nilai ajaran islam
jadi, sperti terorisme = jihad
gimana pendapatmu?
.
saya, seorang muslim (insya Allah), dan sedikit2 jg coba memahami tentang makna kehadiran manusia sebagai khalifah Allah.
menyaring warna2 dalam islam saat ini dan mencoba menarik garis hubung antara kita yg sekarang dan Muhammad saw di masa lalu
dalam hal menyamakan terorisme dengan jihad, jawaban saya adalah tidak sama !
tetapi permasalahan tidak di situ aja. sebenarnya saya percaya bahwa mereka yang oleh media massa dn pemerintah disebut sebagai teroris, sebenarnya TIDAK merasa sebagai teroris.
bahkan, saya percaya bahwa merka meyakini bahwa mereka adalah orang2 yg menempuh jalan kebenaran untuk menciptakan dunia yang damai. nah loh!
klo dirunut ke belakang dulu, sejarah terorisme oleh orang islam kata teman saya, diawali dari bantuan amerika serikat kepada para pejuang afghan pada saat mereka melawan uni soviet. bantuan ini berupa dana dan pendidikan militer agar AS tidak turun langsung dalam menghadapi uni soviet. dan strategi ini berhasil. hingga saat ini, afghanistan tak mampu ditembus uni soviet. bahkan hingga uni soviet runtuh, afghan tetap ada.
yg jadi masalah adalah saat kemudian uni soviet tidak ada. menteri pertahanan amerika serikat dalam sebuah konferensi (maaf saya lupa siapa nama dan kapan) menyatakan bahwa saat uni soviet sudah hancur, maka satu2nya musuh bagi barat adalah islam. ini yg jadi soal. kekuatan islam sebagai peradaban lama (abad 14 M) berhadapan dengan kekuatan barat sebagai peradaban baru (abad 21 M).
dampaknya besar banget bagi dunia. jika kita tidak menutup mata, terlihat jelas kepentingan AS dalam setiap tindakan militer yg terjadi di negara2 islam. memang kekuatan militer AS adalah yg terkuat di dunia saat ini.
hal inilah yg menyebabkan banyak ‘anak didik’ AS yg dulu digunakan untuk menghancurkan uni soviet balik menyerang AS.
masalah keberanian, saya tidak pernah ragu dengan para pejuang islam. ditambah dengan dendam karena merasa aqidahnya ditantang oleh AS, maka kekuatan tersembunyi itu mulai mengalir di bawah tanah2 dunia. kebencian semakin menjadi saat melihat usaha AS yg menghalalkan segala cara untuk menjadikan peradaban (termasuk budaya) mereka untuk diterima oleh bangsa dan peradaban lain. lalu, siapa saja bisa menduga akibatnya. ketidakmampuan untuk memasuki dan mengalahkan sistem yg dibangun oleh peradaban barat, menimbulkan rasa putus asa yg akhirnya mengarahkan mereka kepada satu kata: Hancurkan!
.
selanjutnya, semakin memasuki bagian2 mengerikan dari sebuah pembelaan terhadap suatu keyakinan.
beberapa kasus terorisme diklaim sebagai perbuatan para ‘teroris islam’. jaringan yg kuat dan rapi disusun. bahkan di beberapa tahun terakhir, kekuatan jaringan ini mulai mengancam kewibawaan sang polisi dunia, amerika serikat.
dengan alasan terorisme inilah kemudian, amerika serikat melompati batas2 kesopanan dan kemanusiaan itu sndiri. demokrasi yg mereka berikan kepada lawan mereka adalah tanpa toleransi. saya melihat ada kecenderungan mereka untuk melihal apa yg bukan peradaban amerika, adalah SALAH.
.
beberapa negara (dan rakyatnya) telah menjadi korban.coba kalian sebutkan! ^_^
.
akhirnya, beberapa negara tanpa kekuatan (termasuk indonesia) menerima program2 amerika untuk mengatasi terorisme, termasuk pembentukan Detasemen 88 anti teror
.
sayang sekali, kita seperti wayang yang terjepit di tengah pertempuran. kita bergerak tanpa tujuan, berjuang tanpa daya.
kita boneka!
.
eh, kok melenceng jauh. kembali ke terorisme dan islam, saya bener2 ga sepakat kalo islam disamakan dengan terorisme.
bagi kalian yg ga setuju dengan pendapat saya, sy punya beberpa alasan:
1. islam itu artinya damai - sejahtera. apa yg damai jika kita berisiko kena bom di t4 yg ga kita sangka?
2. tugas manusia adalah untuk membangun! ini ada di al quran. lalu, siapa yg diberi tugas untuk menghancurkan? tidak ada, saudaraku. bahkan dalam sebuah pertempuran, rasulullah muhammad menyatakan bahwa dalam perang, umat muslim tidak boleh membunuh kaum wanita, anak2, dan orang tua. serta tidak boleh mematahkan ranting pohon!
3. di jaman rosul muhammad, umat islam hanya berperang pada perang yang memang telah disepakati kedua belah pihak, sehingga telah disiapkan tentara2 dan tempat. dan hukum peperangan pun berlaku. sehingga mereka yang terbunuh adalah mereka yg mengikuti perang. bukan anak2 tak berdosa….
4. membalas kejahatan dengan kejahatan tidak akan menghasilkan apa2 selain kejahatan itu sendiri. dunia ini akan kita wariskan kepada manusia setelah kita. entah dia arab, indonesia, israel, palestina, amerika, eropa… dan kita tidak akan mewariskan kejahatan dan dendam, khan?
5. pertemuan peradaban ini selalu menimbulkan clash. tak jarang dengan pertumpahan darah. ingat saat peradaban jahiliyah bertemu dengan peradaban islam di abad 7 M. tetapi rasul muhammad tetap bersikap sebagai seorang manusia yg siap menerima manusia lain dengan latar belakang yg berbeda. beliau adalah semulia manusia (saya yakin!). dan dia mencontohkan akhlak terbaik dalam menyikapi orang yg membenci dan menyakiti beliau: MEMAAFKAN, dan MEMBALAS DENGAN YG LEBIH BAIK
6. dunia adalah ujian bagi kita, agar kita bisa menciptakan surga (jannah) bagi kehidupan manusia dan makhluk lain. jannah ini hanya bisa tercipta dengan dukungan sebagian besar manusia. itulah mengapa rasul tidak melenyapkan orang lain yang bukan islam.
7. Rasulullah Muhammad memiliki senjata yg pada saat ‘ditembakkan’ ke orang lain, dia tidak akan membuat orang itu mati. malahan orang itu menjadi ‘hidup dan bersinar’. dengan senjata itu, akhirnya islam diakui sebagai peradaban yg bisa membawa manusia kepada kesejahteraan. senjata itu yang membuat musuh menjadi tunduk tanpa terhina dan tertindas. siapa saja yg kalah dengan senjata ini, malah menjadi bangga dan terhormat. senjata itulah yg juga diwariskan kepada kita, generasi setelahnya. senjata itu adalah … (pikir sendiri!!!) lalu, dengan senjata yg sama dengan yang digunakan rasulullah Muhammad, mengapa kita tidak bisa menciptakan kedamaian? kita mengaku islam tapi tidak mewujudkan islam, bagaimana? bukankah kita mengakuinya sebagai suri tauladan kita?
terus, untuk amerika serikat dan siapa saja yg melihat islam sebagai ancaman, saya cuma bisa bilang: maaf, jika selama ini kami bikin susah dan gelisah. tapi saat ini kami juga sedang mencari jati diri kami yg terkubur bersama lenyapnya peradaban islam di spanyol. jadi, tunggu ya… islam yg sesungguhnya akan datang sesegera mungkin. insya Allah (dengan izin Tuhan —Tuhan semua manusia).
.
untuk temen2 yg muslim: hey, perhatikan langkahmu!
untuk aku: hey, kapan?
untuk qrewul: hey, bangun! jangan tidur di warnet!!!!!! malu2in!!
-sekian-
(ya Allah, ampunilah aku, lindungilah aku dari kejahatan lidah dan tanganku. berilah kepandaian dalam tugas ini. amin. salam buat kekasih-Mu Muhammad)