Archive for July, 2005

ZUMA

Wednesday, July 27th, 2005

sekarang lagi suka main ZUMA. pulang dri lt.3, buka baju, langsung tiarap di depan komputer. ga pake mandi-mandian.

eh, trnyata ga berapa lama sejak ngopi dari tetangga kamar, ak udah tamat 2 kali. tapi masih suka aja.

zuma adalah kisah tentang si kodok etnik yang ngeluarin bola dari mulutnya. untuk misi adventure, total misi ada 13 level. masing2 level diselesaikan di sebuah temple. kecuali level 13, kita dibawa ke luar angkasa. dan level 13 enggak bisa di-save. jadi klo mati, ngulang dari level 12 (be-te khan?)

tapi selain yang adventure, ada tipe gantli-net (?). yg di sini selain bisa buat latihan, juga bisa ngeliat seberapa cepat permainan kita. untuk yg ini, aku sudah sampe di level sun god. paling tinggi sun god 9 (he…)

untuk bisa eksis sampe di level puncak, yg perlu dijaga adalah ketepatan nembak bola, kecepatan berpikir, dan keseimbangan emosi.

nah, itu sekilas ttg zuma. bagi yg belum tamat2, dan sudah penasaran mau nyelesaikan misi, sebenarnya ak juga punya cheat-nya. yg mau, sms aku. (eh, skarang ak udah punya no hp baru loh) ^_^

yup, itu aja ttg zuma. selamat menyelesaikan misi deh.

ZUMA !

jadi inget …

Wednesday, July 27th, 2005

23 juli 005
jam 0:00 (wah, kok pas ya?) -> jam duabelas malam

sekarang ak sdg di Lt.3 Gedubrak, atau lebih umum dibilang gedung kuliah PWK UB. judulnya sih ngelembur ngerjain modul pelatihan. tp karena ada internetnya, yah sekalian deh.. ^_^ emang sih, memakai fasilitas di luar jam yang benar, tapi daripada ngantuk (ah, alasan aja!)

di sini lagi malam2 bikin keinget kisah2 semester 3-4 dulu. pas jaman2nya ngerjain appk yang unforgottable (hualah!). kebayang kita2 yg matanya pada merah, rambut acak2an, jarang mandi, nonton piala dunia bareng, n saban malam tidur bareng dengan posisi ikan pindang berjejer. he… (kamu inget, gak?)

trus gaya tidurnya pada lucu2. he, ak inget gayanya hastopo waktu mo tidur yg mesti ngoceh sana-sini kayak anak kecil, K-De yang suka ngigau, aris yg selalu ingin berpelukan, ayi yg masukin ta ****** (sensor nih!) ke *****, hendri yg ngoro’an trus tukang iler, dan bannyaaaakkkk lagi.

anak 2000 super gilanya dalam penguasaan lt.3 jaman itu. sampe2 ruang perpus yg sekarang disulap jadi kamar tidur. eh iya, pernah pas siang2 lagi tidur gara2 lemburan, pak wahid masuk ke sana, aduh!

terus kadang2 kita pada keluar tengah malam. ya sekadar cari minum apa cuma nongkrong di jembatan Suk-Hat. bikin pak satpam geleng2 kepala deh.

belum lagi yg di lt.3 akhirnya menemukan tambatan hatinya (ye…)

termasuk juga yg akhirnya ngelihat ‘penghuni lain’ dari gedubrak (tanyakan pada ismail ‘leo’ hidayat), sampe2 ada anak cowok yg selalu minta ditemenin klo mo pipis ke lantai 2. he..siapa ya.. ^_^ (kirimkan jawaban anda ke gedubrak, sekarang juga!)

wah, pokoknya banyak banget deh. waktu itu, ikatan sama gedubrak erat banget. sampe2 waktu mo SMPB, gedubrak harus dikosongin, kita bingung pada mau ke mana…

dan semuanya, malam ini kebayang lagi

(tak kembali)

heh, mo gimana lagi. di sebelahku sekarang bukan temen2 planocenk lagi. melainkan beberapa komputer, modul pelatihan, rahman 2003 dan internet gratis!

-semangat!-

gudang file

Thursday, July 14th, 2005

kemarin aku buka2 file komp nya ayi. di bagian folder titipanku, aku nemu tulisanku pada saat aku sedang bersemayam di kostnya ayi. setelah diliat, dibaca, dirasa-rasain, kok ya agak lucu dan gimana gitu. jadinya aku copy aja dan supaya bisa diliat temen2 juga deh. mo suka mo enggak ya terserah aja, yg penting, blog-ku update terus, gak kayak punyanya qrewul (blog apa blong? - kosong! he..)

silahkan mencermati ya..

jika kau ingin pergi

jika engkau ingin pergi
pergilah saja
karena memang tak berhak aku menahan langkahmu

tetapi
kumohon bawalah juga semua kenangan dan rasa ini bersamamu
jauh hingga tak lagi kupandang
bawalah semua hingga tak bersisa
dan aku takkan apa-apa

agar aku tak pernah ingat
tak pernah merasa dan mengharap
dan aku takkan apa-apa

malang, 10 maret 2005


surat untuk embun di ujung daun

cukupkah berlarimu?
engkau embun di ujung daun

dan semua yang engkau tepikan
debu yang engkau tinggalkan

lelahkah dengan semua ini?
hingga menutup mata dan benci

dan semua yang engkau nafikan
semua yang engkau salahkan

langit tidaklah begitu jauh
tetapi tetap tidak akan terpegang oleh kita
mengapa tidak bisa menarik nafas panjang
kemudian melihat semuanya sekali lagi dengan lebih baik

mungkin tak akan sama

tetapi memang itu yang kita punya

cukupkah berlarimu?
engkau embun di ujung daun
yang dipesonakan sinar dini matahari
dan aku akan selalu menatapmu

dalam diam

malang, 9 maret 2005 - ini sudah lama ada di hati, baru kesempatan ditulis aja. biar gak lupa


dari langit aku bercerita

kali ini aku melayang
tidak dengan sayap, hanya dua tangan
tak perlu dikepakkan, karena kuhanya melayang

di gumpalan awan-awan

kali ini aku melayang
tidak dengan nyanyian burung camar
air mata saja

bahwa bukan hidungku yang sakit, tetapi hatiku
aku benar-benar entah!

mata kupejamkan, hanya sesekali kubuka
tidak ada yang begitu berharga
meski samudera, pepohonan dan gunung-gunung ada di bawah
tak ada yang kurasa istimewa
semuanya sama - tidak ada yang istimewa

"jangan gunakan mata dan telinga
hanya akan membuat jiwa lebih sakit
lupakan semua
dan berkawanlah dengan batu…"

samar kudengar..
samar kudengar..

"jangan gunakan mata dan telinga
hanya akan membuat jiwa lebih sakit
lupakan semua
dan berkawanlah dengan batu…"

samar…
samar…

lalu aku berpuisi
pada samudera batu
pepohonan batu
gunung-gunung batu

aku terus bernyanyi
pada langit batu
angin batu
awan batu

tetapi mengapa air mataku tetap mengalir
pada wajah batu
tubuh batu
hatiku yang membatu

malang, 4 maret 2005 07:43


hidup alir sungai

hidup itu
mengalir seperti anak sungai

jalannya terkadang sangat cepat
dan terkadang begitu pelan, sehingga semuanya terasa begitu bermakna

hidup itu
mengalir seperti anak sungai

berliku-liku dengan banyak peristiwa yang tidak semuanya kita fahami
kita hanya bersyukur, karena segalanya jadi sebuah cerita dengan kita sebagai aktor utamanya

begitu banyak hal yang kita lalui
tahukah, tidak ada satupun yang lepas dari ingatan sang zaman
yang akan terus diceritakan dari generasi ke generasi
dikisahkan melalui angin-angin yang bertiup pada musimnya,
menggerakkan awan lalu turun manjadi kisah hujan
dan mengalir lewat sungai-sungai

hidup itu
mengalir seperti anak sungai

berawal dari hulu
dan juga akan berakhir di muara lautan

saat semuanya hanya bisa kita pandang dari jauh, yang tanpa terasa telah melalui panjangnya waktu hidup kita

malang, 5 maret 2005

bangun tidur 2 maret 2005

kita yang seperti ini
bagaikan debu yang disingkirkan dari jalan-jalan kusam
kemudian tertiup angin
dan hilang dari layar cerita panggung sandiwara

dunia sudah sangat tua
usia kita bukan apa-apanya
tapi tidak pernah pergi
hanya berputar di ujung jarum jam yang berdetak-detak
selalu kembali

apa artinya semua ini?

mengapa manusia harus datang
dan kemudian pergi
terlahir, dan mati lagi?
walau terkadang tergambar dari wajah mereka yang baru saja dipanggil lagi

- Tuhan, belum cukup aku bermain di sini …

sedangkan aku
sudah lelah,
tak kuat lagi melangkah di atas dua kaki ini
menyisir baris-baris dialog dan episode yang tak pernah bisa diduga

- Tuhan, belum cukupkah aku bermain di sini?

tak pernah sanggup terbang lagi
dengan sebuah sayap di pundak yang tercabil-cabik pada seluruh bagiannya

- kini tanpa rasa perih

(takkah Kau kan bangunkan aku, dengan pelangi yang dapat kupandang dari lubang jendela kamarku?
dan aku menangis memujiMu? )

ah, sepertinya kita semua sudah cukup mengerti
bahwa kehidupan adalah sebuah kertas kosong
yang kita tulis dan lukis dengan semua  yang kita jalani
dan sang waktu adalah garis tepinya

- kau tak dapat menulis di luar garis tepi!

mati adalah pergi
mungkin begitu saja
hanya saja, kita tak perlu repot berkemas-kemas membawa bekal dan pakaian
tak  perlu ada surat-surat perjalanan dan data-data awal seperti sebelum kita keluar untuk survei

tapi, kita tetap membawa bekal
yang akan jadi kunci kita untuk membuka salah satu dari dua gerbang
yang atas, atau bawah…

- sahabat, apakah kau masih akan mengenaliku? walau hingga kehidupan yang tanpa alasan nanti?

atau
kehidupan kita nanti hanya seperti saat berada di rumah peristirahatan tepi pantai
dengan angin dan bau laut

-jika boleh memilih, tawa kalian yang kuminta ada di sisiku

tapi, siapa tahu?
jangan-jangan kehidupan nanti adalah sebuah wajan yang sangat panas
yang dinyalakan dengan penyesalan-penyesalan
sebuah alasan keterlambatan menyadari tema cerita hidup tidak akan membuat apinya padam
tanpa bumbu, kita hanya punya jutaan hari penuh penyesalan

-aku tak layak di surgaMu, tapi aku tak kuasa dalam nerakaMu (abu nawas)-

hmm
kurasa sudah saatnya menarik nafas lebih panjang lagi
mencoba menghargai semua yang ditakdirkan bagi kita
yang tak kan kita tahu apa itu sebelum kita berusaha mendapatkannya

kurasa sudah saatnya
berpikir lebih tajam lagi
hingga kita selalu faham bahwa kita harus siap kapan saja dengan bekal yang sudah kita kumpulkan

kurasa sudah saatnya
mendengar, melihat  dan merasakan lebih jelas lagi
hingga dapat kita mengerti, betapa sayangnya Dia
bagaimana indahnya caraNya berbicara
melalui angin, air, tanah, gunung, danau, daun, batu, buah, mata, rasa, sungai, buah, suara, warna …
bagaimana agungnya Dia

-yang seringkali tidak kita agungkan

Rabb,
Engkau tetaplah Suci, bahkan jika seluruh dunia ini menghianatiMu

Malik,
Engkau tetaplah Tinggi, bahkan jika seluruh dunia ini mengabaikanMu

Ilah,
Engkau tetaplah Agung, bahkan jika seluruh dunia ini menolakMu

yang kutahu, aku ada karenaMU
aku pun akan pergi karenaMu
setiap yang kulalui adalah ijinMu
dan aku tak perlu alasan lain yang membuatku tetap di sini

sungguh
i l**e U

malang, 2 maret 2005
ya ampun, aku belum balikin buku perpust!


aku pergi - smu

ada tiada diriku
tak menambah apapun

dengan tanpa diriku
tak merubah apapun

sudahlah

aku pergi

puisi ini aku tuliskan di papan tulis SMU dulu, pas teman2 yang lain sudah pada pulang.

kamu tau, rasanya kesepian?
^_^

dulu itu, aku memang sering meninggalkan puisi di papan tulis kelas III SMU. tapi tentu aja tanpa identitas.
eh, pernah yang suatu hari aku datang ke sekolah (kemarinnya aku juga ninggalin puisi), waktu itu aku masuk
pas guru pelajaran pertama sudah di pintu kelas. eh, teman2 pada ngliatin aku sambil senyum2 aneh. aku langsung liat ke papan tulis…sial! puisiku belum mereka hapus. isinya tentang .. love.. he3x wah, kayaknya mereka tau aku yg nulis itu puisi. udah deh, kejadian… bahkan dulu sempat juga aku dikira naksir temenku, gara2 puisi yang kutulis.
habis itu ada deh konferensi pers, mengklarifikasi maksud tulisan itu. heran juga..kalo chairil anwar boleh pura2 menjadi binantang jalang dalam puisinya, kenapa aku gak boleh pura2 jadi seseorang yg sedang jatuh cinta?

waktu semester awal, terjadi perubahan besar2an dari tema2 puisiku. kalo smu dulu isinya tentang cintaaaaaa aja,
pas awal kuliah, di dinding kamarku, yg tertempel di sana, puisi2 suram semua…

 - hanya mencoba mengerti -

kalo sekarang, kayaknya sudah mulai berimbang lagi. kadang2 tentang cinta, kadang2 tentang arti hidup.

- karena aku terpaut cinta yang menghidupkan -

udah ah

malang 8 maret 2005

aku pulang

bagaimana aku dapat berlari dan bersembunyi darimu?

padahal engkau yang kuletakkan di dalam hatiku

memangnya, hendak mengadu kepada siapa?

padahal engkaulah tempat air mataku bermuara

sudahlah

sepertinya kita berdamai saja

dan aku akan berlari kepadamu

mboh! malang, 8 maret 2005

cartoon di my yahoo!

Monday, July 11th, 2005

Sga050711_1  cuma pingin ngasih tau aja, klo kita punya account di yahoo.com, kita bisa ngeliat karikatur gratis. asyiknya, karikatur2 yg ada dari luar negeri dan emang udah terkenal ke seluruh dunia. caranya, buka aja my yahoo! dan sign in di sana, trus klo udah, di bagian bawah page, bakal ada cartoonnya. kita boleh milih cartoon mana yg mau ditampilin di page kita. asyik kan? ini contoh kartun garfield (idih, gemes!) dan maap, gambarnya burem. soalnya emang filenya kecil. mo liat yg lebih jelas? silahkan buka my yahoo! (he..promosi)

maksudnya apa?

Wednesday, July 6th, 2005

07/7/2005 02:31 — Direktur Utama Pertamina Widya Purnama membantah terjadi kelangkan bahan bakar minyak di sejumlah daerah. Pada saat hampir bersamaan, Menteri Negara BUMN Sugiharto menyatakan, tiga daerah krisis BBM - liputan6.com

(??) pecah neeh..

thanks

Wednesday, July 6th, 2005

Tuhan,

terima kasih telah menghadirkanku
di sebuah tempat

yang kaya akan minyak bumi
tapi ngantri sepanjang dua kilometer cuma untuk dapat bensin 3 liter

yang kaya akan sawah dan petani – katanya: negara agraris
tapi terancam busung lapar

yang cuma punya dua musim-dan sejak dulu kala!
tapi tetep kebanjiran di musim hujan
dan tetep kekeringan di musim kemarau
(ah, apalagi kalo ada empat musim!!)

yang punya baaannyaaaak sumber daya alam
tapi jumlah keluarga pra sejahteranya terus bertambah

yang punya banyak umat islam
tapi cuma bisa bengong bego waktu al quran diinjak-injak

belum lagi,
pengimpor sampah dan limbah b3
pengekspor budak (tkw)
pengomersialis pendidikan
koruptor paling jagoan sedunia

ah,
luar biasa!

terima kasih, Tuhan…

(huff!) ZAMAN JAHILYAH

Wednesday, July 6th, 2005

zaman jahiliyah modern (modern stupid era)

topik di atas sering banget jadi perbincangan di forum diskusi (terutama di forum diskusi K-9). mengapa? ikuti tulisan saya berikut!

zaman jahiliyah di Mekah (jazirah Arab) waktu abad 1 H atau sekitar abad 7 M ditandai dengan beberapa ciri khas, antara lain:

  • perbedaan antara si miskin dan si kaya begitu mencolok, dgn jumlah si miskin banyak, dan jumlah si kaya juga banyak
  • korupsi menjadi sesuatu yg biasa, menjadi budaya
  • minum2an keras (khamr) menjadi suatu gaya hidup
  • pelacuran menjadi sangat biasa
  • judi? idem!
  • banyak bayi wanita yg baru lahir segera dikubur hidup2 dgn alasan membawa aib (pd zaman itu, anak lelaki dianggap akan meneruskan kekuatan dan kejayaan keluarga)
  • ciri utama dan alasan mengapa zaman tsb disebut jahiliyah (kebodohan)-(akan dibahas di tulisan selanjutnya. sekarang kebanyakan!)

kemudian, rosullulloh muhammad saw. lahir dan diutus Allah untuk menyampaikan risalah-Nya agar manusia menuju islam (salaam, selamat, sejahtera).

dengan cita2 yang tetap terjaga dan usaha orang2 terdahulu, akhirnya islam bisa membawa sebuah cahaya bagi peradaban manusia, waktu itu sekitar abad 7 H atau abad 14 M, dengan wujudnya suatu pusat peradaban manusia di Andalusia, Spanyol. dimana banyak sekali ilmuwan2 islam yg lahir pada zaman tsb. perkembangan ilmu pengetahuan dan budaya dunia pada saat itu sangat pesat. universitas yg ada di sana dibebaskan dari biaya dan juga bebas bagi pemeluk agama apa saja (bukankah islam itu rahmatan lil alamin?).

akhirnya zaman kejayaan ini perlahan mulai jatuh. spanyol dikuasai mereka yg membenci islam (mengapa?) dan waktu itu umat islam di spanyol diberi pilihan: menjadi nasrani atau mati. (inilah sebabnya di spanyol yg pernah jd pusat peradaban islam, tiba2 saja saat ini nyaris tidak ada jejak keislaman yg tersisa. yg ada hanya real madrid dan barcelona ^_^). perpustakaan islam di cordova, buku2nya dibuang ke laut merah, dan masjid2 dialihfungsikan.

penurunan grafik peradaban islam terus berlanjut hingga saat ini. hingga berdasarkan kelipatan angka tujuh (7), diperkirakan kerusakan ini akan mencapai paling jelek saat sekitar abad ke 14 H atau abad ke 21 M. perhatikan, sekarang tahun 2005 M dan 1426 H. jadi, sekarang?

oke deh, coba lihat lagi ciri2 zaman jahiliyah era abu jahal di atas, kemudian kita bandingkan dengan ciri2 yg sama di zaman kita hidup saat ini:

  • saat2 ini negara kita masih mengalami dampak krisis moneter, yg sepertinya tak kunjung pulih. dolar masih saja perkasa (terlalu perkasa) atas rupiah. kira2 bertahan di angka 8000-10000 rupiah per dolarnya. saya ingat banget waktu tahun 99-an, ketika kita sedang parah2nya krismon, bea cukai menggagalkan penyelundupan mobil mewah dari luar negeri yg katanya milik anak pejabat. nah? belum lg saat ini, saat ada sebagian kita yang menghabiskan waktu untuk clubbing, pesta, dan shopping berlebih, sebagian kita yg lain di Nusatenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sumatra Barat, dan Lampung sedang berjuang perih untuk mampu lepas dari busung lapar. jadi, selain perbedaan si kaya dan si miskin yg begitu mencolok, jumlah kita yg kaya banyak, dan juga kita yg miskin juga banyak. hal ini yg akhirnya menyebabkan gap dan seringkali memicu konflik sosial di masyarakat kita
  • kemudian, masalah korupsi. ah, liat aja akhir2 ini, berapa banyak mantan pejabat dan pejabat yg harus bolak-balik berhubungan dengan komisi pemberantasan korupsi? trus yg namanya kkn, sogokan, itu ga bisa lepas dari kehidupan kita. coba seandainya setiap orang yg pernah nyogok dipotong tangannya, he.. bisa2 keyboard ga laku di indonesia
  • minum2an keras di indonesia itu memang tetap tidak dihalalkan oleh MUI, tetapi bisa jadi legal oleh pemerintah. pdahal, halal itu ya sertifikasi legal versi islam. jadi mestinya, legal = halal. tp klo di indonesia, kita hanya perlu mengurus ijin, lalu minuman keras bisa jadi legal. coba deh inget2 kejadian ’sticker miras’ dulu itu yg sempet bikin heboh. padahal, dampak dari miras itu sudah ga usah diragukan lg. bahkan di zaman saat ini, miras sudah punya saudara muda yg namanya shabu-shabu, ganja, dll…
  • masalah pelacuran, kita udah pada tahu sendiri, gimana tiap kota itu pasti ada ‘kompleks nikmat’ yg memang dialokasikan oleh pemerintah. kata pemerintah: yah, drpd mereka berhamburan di jalan2, bikin kotor kota. kata hidung belang: yah, terima kasih, saya ga usah repot2 cari di jalan. kata saya: hmm.. orang2 yang aneh… (tp sungguh, saya ga nyalahin orang lain, terutama para psk, coz kita semua punya hak hidup!)
  • judi? inget gak, kepulauan seribu pernah diproposalkan untuk jd las vegasnya indonesia? belum lagi judi2 lain yg dibekingi oknum pemerintah (oknum seeh, tp kok banyak?). yg ditangkepi sih penyabung ayam dan judi togel. tapi yg high class?
  • jika pada zaman jahiliyah dulu, bayi wanita yg baru lahir langsung dikubur hidup2, di zaman skarang, ga perlu nunggu si bayi lahir, ga perlu tahu dia laki2 ato perempuan, dia bisa segera digugurkan demi alasan menghindari aib orang tuanya.
  • ciri utama (tidak dibahas sekarang)

nah, sekilas saja sebenarnya juga kelihatan bahwa banyak persamaan ciri antara zaman sekarang dengan zaman jahiliyah era 7 Masehi dulu. hanya saja saat ini teknologinya sudah sangat berbeda. dan ada perasaan bahwa di zaman sekarang dimana teknologi begitu maju, masa’ kita disebut bodoh (jahil, jahiliyah). tetapi zaman tsb dinamai zaman jahiliyah (bodoh) bukan karena teknologinya yg rendah. pada zaman itu, mekah menjadi salah satu pusat berkumpulnya orang2 di jazirah arab, dengan adanya ibadah haji yg memang sudah ada sejak zaman nabi ibrahim. mekah juga termasuk salah satu pusat perdagangan di jazirah arab. dan.. orang2 mekah juga sudah bisa membangun dam (bendungan) yg sangat besar!

lalu, mengapa zaman tsb dinamai zaman kebodohan (jahiliyah)?

lalu, jika pada zaman tsb Allah mengutus muhammad rosulullah saw, apakah pada zaman sekarang Allah akan mengutus seseorang yg lain? bukankah rasulullah muhammad adalah nabi terakhir? atau Dia akan biarkan kita, umat islam (yg katanya adalah agama dari Allah) terus menerus berada dalam ‘kebodohan’ ini?

lalu, jika sekarang memang zaman jahiliyah modern, apakah kamu cuma sibuk baca blog saya? ^_^

wah…banyak banget. pasti mahal deh bayar warnetnya. udah dulu, tulisan yg lain akan segera menyusul! makasih…

Puisi Cah Koplak

Monday, July 4th, 2005

ini puisi dari mas agus budi (angk ‘98):

—-

RENGASDENGKLOK

Merah jambu

Adalah dinda

Yang selalu memenuhi jiwa

Tapi maaf dinda

Indonesia

lebih dulu

Harus merdeka

TAK KANDHANI

Kau pikir aku adalah orang sakti

pedang dan tombak takkan bisa melukai

ditembakpun tak bisa mati

kau juga berpikir aku berilmu tinggi

kau selalu bisa kuawasi

meski jarak antara kita jauh sekali

Ndhuk cah ayu tak kandhani

khayalanmu terlalu tinggi

aku hanyalah seorang manusia bernama lelaki

kalau saja aku benar-benar sakti

tak cukup kau hanya kuawasi

tapi sudah kuintip kau waktu mandi

(Hi..hi..hi..)

CERITA TENTANG DIEN

DIEN, pujaan hatiku

setiap hariku

adalah siksaan darimu

bayangan wajahmu adalah

gambar abadi dalam sumsum tulang belakangku

reflekku adalah memanggil namamu

tapi cukup sampai di situ

karena akhirnya kau bilang mau

ketika kuminta dirimu…..

(Created on

31/08/02

11:03)

DESEMBER FAJAR

Sengaja kutitipkan salam pada angin

Dan kuwakilkan lambaian pada dedaunan

Sekedar pingin tau gimana kabar adik di

sana

Telah kusematkan rindu pada awan

Dan kusampaikan harapanku pada hujan

Sekiranya adik mengerti yang kurasakan

Pada tanah yang membisu

Dan ombak yang bernyanyi

Kudendangkan basa-basi

Hingga lari-lari kecil di gerimis sore itu

Ternyata pamitmu padaku

Sst… bisikmu, pelan sekali

Kak, Smoga kita bertemu lagi

SKRIPSI SYNDROME

Duh pak dosen pembimbing

Tolong aku yang terombang-ambing

Kenapa bikin skripsi

Kok susah sekali

Kukira kuliah tlah berakhir

Ketika kuprogram Tugas Akhir

Tapi ternyata tugasku tiada akhir

Hingga detik-detik semester terakhir

Juga adik yang di

Kediri

Kenapa tak sabar menunggu abangmu ini

Sementara abang dikerjai skripsi

Eh… kau malah dilamar lelaki

Oalaa tobat tenan

Sing jenenge cobaan

Kok abot tenan

REUNI

Di dunia ini

satu yang paling kubenci

sebuah pesta reuni

karena itu berarti

akan ketemu kamu lagi

dan kita segera terlibat basa-basi

tertawa, ngobrol kesana kemari

sebuah pesta reuni

dengan hingar bingar duniawi

dan kegembiraan sesaat yang

sempat kunikmati

akhirnya sama saja, pasti

akan meninggalkan sepi

jika pesta tlah disudahi

dan kau begitu saja pergi

mengubur kembali puing mimpi

yang tlah lama mati

(akupun kembali sendiri)

cOPYRIGHT BY "cah koplak" Fosil PWK

gmana?

mnurutku sih, cara pemilihan katanya terasa menjaga irama cara baca puisinya. kesannya santai, tapi kadang-kadang mengejutkan.

oia, bg yg mau menghubingi mas agus yg bikin puisi  ini, maaf sebesar2nya… soalnya ak jg ga tau dia skrg ada dimana, ga tau no hp-nya, dll… jd klo ada pesen, pujian, cacian, titipin ak aja dulu. ntar klo ktemu orangnya, aku sampaikan. makasih…

KRL

Saturday, July 2nd, 2005

Omar Berto, direktur PT KAI spertinya akan dicopot sehubungan dengan kecelakaan KRL di Rawabambu. ya sudahlah, itu memang bukan urusan saya. tp, setidaknya ini jadi pikiran saya juga. soalnya emang begini kebiasaan indonesia!

coba inget2 setiap ada kecelakaan kereta api, buntut2nya akan mengorbankan orang2 tertentu di PT KAI. mulai dari penjaga pintu lintasan, sampe ke direktur!

saat ini memang kereta api jadi transportasi yg sangat murah. tp kondisnya di indonesia bisa dibilang menyedihkan. ini benar2 transportasi yg marginal. belum lagi masalah keamanan dan lain2nya. saya pikir kita cuma bisa mimpi bakal sempet naik kereta supercepat seperti di jerman, jepang dan inggris.

nah, yg begini ini yang akhirnya ditimpakan ke tokoh di PT KAI. bukan segera menyelesaikan akar permasalahan, tp terus berkutat dengan kulit masalah aja. seakan-akan, siapapun yg kerja di PT KAI harus siap diberhentikan jika ada kecelakaan kereta. tp masalahnya, tiap tahun pasti ada kecelakaan kereta. nah loh?

yah…mo gimana lg? sprtinya kita tetap harus mengiyakan pameo lama :bukankah memang harus ada kambing hitam?

sekian!